Obat dan Kosmetik


Jenis Pengujian

Uji Iritasi

Uji iritasi adalah prosedur penting dalam evaluasi keamanan produk untuk manusia. Ini dilakukan untuk mengukur tingkat potensial iritasi pada mata dan kulit yang dapat disebabkan oleh produk tertentu, seperti kosmetik, bahan kimia rumah tangga, produk perawatan pribadi, dan berbagai zat kimia lainnya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa produk tersebut tidak akan menyebabkan iritasi atau kerusakan pada mata atau kulit manusia saat digunakan.

Uji Sensitisasi

Pengujian tingkat sensitisasi kulit adalah tahap penting dalam evaluasi keamanan produk kimia, seperti kosmetik, bahan kimia rumah tangga, dan produk perawatan pribadi, untuk mengidentifikasi potensi dalam memicu reaksi alergi kulit. Ini juga merupakan bagian dari upaya untuk meminimalkan risiko reaksi alergi pada manusia yang mungkin terpapar produk-produk tersebut.

Uji Efektivitas Terhadap Bakteri

Uji efektivitas terhadap bakteri adalah langkah penting dalam menguji keamanan dan kualitas produk, terutama dalam industri farmasi, kosmetik, dan berbagai produk konsumen. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi sejauh mana suatu produk memiliki kemampuan untuk menghambat atau membunuh pertumbuhan bakteri patogen atau kontaminan yang mungkin ada dalam produk tersebut.

Uji Inhalasi

Uji inhalasi adalah salah satu metode penting dalam penilaian keamanan produk, terutama produk yang dapat dihirup, seperti obat-obatan inhalasi, bahan kimia industri, atau aerosol lainnya. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi potensi bahaya yang mungkin timbul dari menghirup atau menggunakannya dalam bentuk aerosol, terutama dalam hal dampak terhadap sistem pernapasan.

Uji Toksisitas Kronis

Uji toksisitas kronis adalah salah satu tahap penting dalam penilaian keamanan produk kimia, seperti obat-obatan, bahan kimia industri, atau produk konsumen. Uji ini bertujuan untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari paparan produk tersebut terhadap hewan percobaan selama periode waktu yang lebih lama. Dalam konteks uji toksisitas kronis, ada dua jenis uji yang dapat dilakukan, yaitu uji oral (melalui mulut) dan uji dermal (melalui kulit)
Konsultasikan Kebutuhan Anda